Profil Chandra

SUKANDA CHANDRAHAYAT, ST., M.Si
CALEG DPR-RI PARTAI PERINDO, DAPIL BANTEN-II

Biasa disapa Chandra, berprofesi sebagai Senior Petroleum Geoscientist yang memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman dibidang industri hulu migas, yaitu eksplorasi minyak dan gas bumi di wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, baik wilayah kerja darat maupun wilayah kerja laut pada beberapa perusahaan nasional maupun multi nasional termasuk pernah bekerja di pemerintahan (SKK Migas, dahulu BPMIGAS).

Berbekal latar belakang pendidikan dan pengalamannya, Chandra termotivasi untuk  dapat berperan aktif dalam menata kebijakan energi, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta lingkungan  menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

Bakat kepemimpinan Chandra mulai dikembangkan sejak di bangku sekolah dengan aktif berorganisasi pada berbagai kegiatan OSIS dan mencapai puncak prestasi yang pernah diraihnya sebagai Ketua Pencinta Alam SMAN 3 Jakarta tahun 1992-1993 dengan mengantarkan organisasi ini tercatat sebagai Pencinta Alam tingkat SMA pertama yang berhasil mengibarkan Sang Merah Putih di Uhuru Peak, Kilimanjaro, Tanzania Afrika (1993), yaitu satu dari 7 (tujuh) puncak gunung tertinggi di dunia.

Chandra menyelesaikan studi Teknik Geologi tahun 1998 di Universitas Trisakti, Jakarta. Kemudian, mengawali karir sebagai staf junior ahli kebumian serta aktif di Asosiasi Profesi Nasional, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (1999-sekarang), dan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (2002-sekarang).

Minatnya pada ilmu kebumian terapan khususnya yang terkait pada sektor energi hulu, mengantarkan Chandra meraih gelar magister (S2) jurusan Geofisika Reservoar tahun 2004 di Universitas Indonesia. Berbekal latar belakang akademik ini, Chandra memiliki pengalaman bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun multi nasional hingga pemerintahan (SKK Migas, dahulu BPMIGAS). Memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman eksplorasi minyak dan gas bumi meliputi wilayah kerja Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, baik wilayah kerja darat maupun wilayah kerja laut.

Dalam dunia politik, Chandra mengawali karirnya sebagai suksesor Program Warung Sejahtera Partai Perindo yang diluncurkan tahun 2016. Dalam perjalanannya, Chandra berinovasi dan mengembangkan Konsep Warung Sejahtera, UMKM DPP Perindo ini menuju warung modern yang lebih mandiri (pendirian, pengelolaan, maupun pengembangan), dengan menggabungkan konsep enterpreneurship beserta sociopreneur (melalui kegiatan pembinaan warung-warung kecil dan gerobak).

Warung Sejahtera itu sendiri memiliki visi: memajukan masyarakat menengah “naik kelas” menjadi masyarakat yang lebih mapan. Pengembangan Konsep Warung Sejahtera sebagai kegiatan UMKM dapat diarahkan sebagai salah satu upaya membentuk Daerah Mandiri secara ekonomi dengan meng-optimalisasi pendapatan anggaran daerah (PAD), baik PAD (daerah penghasil energi) maupun PAD (daerah non penghasil energi) ataupun dana sekelompok masyarakat (swa kelola dana koperasi).

Pengelolaan sebagian PAD ke berbagai kegiatan UMKM, sangat penting dikembangkan agar dapat terserap dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat serta merangsang dan menghidupkan produktivitas masyarakat.

Pengembangan pola UMKM semacam ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi masyarakat produktif. Meningkatnya masyarakat yang produktif akan bermuara pada pertumbuhan penduduk produktif, dimana penduduk produktif dapat menopong ekonomi Indonesia menuju Indonesia yang lebih Sejahtera.

Salam Indonesia Sejahtera… !

SUKANDA CHANDRAHAYAT, ST., M.Si